Keputihan

By , April 4, 2013

Keputihan adalah semua pengeluaran cairan dari genitalia yang bukan darah. Keputihan merupakan keluhan yang paling banyak dikemukakan oleh wanita yang memeriksakan diri ke Puskesmas, poliklinik, rumah sakit, maupun kepada dokter swasta. Keputihan merupakan gejala umum dati hampir semua penyakit kandungan. Keputihan bukanlah penyakit tersendiri, tetapi manifestasi klinis dari berbagai penyakit. Bentuk keputihan adalah :

Bentuk keputihan :
Fisiologis : menjelang atau sesudah menstruasi, pada saat keinginan seksual meningkat, pada saat hamil.

Patologis : karena infeksi gentilaia, benda asing khususnya pada anka, peserta KB IUCD, manifestasi klinis keganasan.

Keputihan menjadi penuntun diagnostic terhadap kemungkinan keganasan yang dapat berasal dari :

  1. Karsinoma tubua fallopi
  2. Karsinoma endometrium
  3. Karsinoma serviks uteri
  4. Karsinoma genitalia bagian bawah

Pemeriksaan keputihan yang dicari yaitu perubahan histopatologi sel yang mungkin asalnya dapat ditetapkan. Dengan mengetahui jenis sel, upaya untuk menegakkan diagnosis keganasan dapat diarahkan dengan mempergunakan alat lebih spesifik, yaitu :

  1. Kolposkopi
  2. Histeroskopi
  3. Biopsy  jaringan
  4. Kuretase bertingkat
  5. Laparoskopi (jika memungkinkan).

Keluhan keputihan bukan penyakit tetapi gejala penyakit, sehingga sebab yang pasti perlu diterapkan. Oleh karena itu untuk menentukan penyakit dilakukan berbagai pemeriksaan cairan yang keluar tersebut. Keputihan sebagai gejala penyakit ditentukan melalui berbagai pertanyaan yang manckup kapan dimulai, berapa jumlahnya, apa gejala penyertanya (gumpalan atau encer, ada luka disekitar alat kelamin, pernah disertai darah, ada bau busuk, menggunakan AKDR) adakah demam, rasa nyeru di darah kemaluan. Dan untuk mmastikannya perlu dilakukan pemeriksaan fisik umum dan khusus pemeriksaan laboratorium  rutin dan pemeriksaan terhadap keputihan. Pemeriksaan terhadap keputihan mencakup pewarnaan gram (untuk infeksi bakteri), preparat basah (infeksi trikomonas), preparat KOH (infeksi jamur), kultur atauu pembiakan (menentukan jenis bakteri penyebab), dan pap smear (untuk menentukan adanya sel ganas).

Pada wanita disarankan untuk tidak mengaggap remeh atau biasa adanya pengeluaran cairan keputihan sehingga dianjurkan untuk pemeriksaan khusus atau rutin sehingga dapat menetapkan secara dini penyebab keputihan. Merupakan penyebab utama dari lekorea patologis, dapat berupa infeksi vagina (vaginitis) dan serviks (servisitis). Penyebab terbesar dari infeksi adalah hubungan seksual. Lekorea karena PMS bersfat abnormal dalam warna, bau atau jumlahnya, dapat disertai gatal pembengkakan disuria, nyeri perut atau pinggang. Sebab lain masuknya kuman bisa pada waktu pemeriksaan dalam, pertolongan persalinan atau abortus, pemasangan AKDR. Perubah flora dapat terjadi karena pencucian vagina yang kurang pada tempatnya, pengobatan yang berlebihan. Pada anak-anak sering karena higienis yang kurang baik.

 

Leave a Reply